Refreshing malah ketangkep polisi...
Sunday, July 13, 2008, 10:17 AM -
ArtikelPosted by Administrator
kemarin sabtu 05 juli 2008, aku ngrasa lagi wegah ja liat program lom jadi-jadi, so aku sempetin jalan2. ke daerah pegunungan, yah dari pada bete terus liat mata2 garang tugas akhir lebih baik aku ambil
rest sebentar liat yang ijo2 di daerah dataran tinggi. Aku emang dah dah beberapa kali ke sana & setiap kesana ya.. biasa bli mie ayam yang huh.. sayurnya tu lho masih krenyes-kreyes pokoe msh fresh bgt. salam perjalanan mulai dari rmh sich its ok lancar jaya abadi(he..kayak nama toko bangunan ja) sebagai catatan aku plg agak gak ngeh liat polisi mondar-mandir lawong SIMku dah kadaluarsa he..,
balik kedaerah wisata tadi, ya..namanya daerah pegunungan pasti jalannya mendaki keatas menurun ke bawah(dah dari sono kali klo mendaki tu keatas& menurun tuk ke bawah he...)ya.. aku sempat2in foto2 disana. kebetulan waktu tu aku mo sholat jadi aku mampir dlu ke mushola pinggir jalan. Musholanya bagus bgt bersih, emang tempat musholanya berada di jalan yang mendakaki, jadi viewnya bagus bgt bisa liat gunung2 kecil disekitarnya dan peradapan rumah peduduk di bawahnya sekaligus dipinggirnya di lingkari dengan sawah2 petani. pokoe damai banget dech. dari sini aku berfikir akh gak sia-sia aku jalan2 ampe sini nemuin tempat yang indah bgt.
karena waktu terus bergulir akhirnya aku putusin bwt balik coz kerjaan2 dah menungguku he.,dari atas ampe daerah pinggiran kota sich masih aman dari polisi. lah waktu masuk mo kekota tepat di jalan satu arah (tempat yang pas bwt operasi krn gak kan bisa melarikan diri) disitu aku gak berkutik ditanyai "mas punya SIM??" ya tak jawab punya Pak. "ini mah dah kadaluarsa mas., mas kesana urus Suratnya". lalu aku menuju ke polisi yang bagian ADMINSTRASI. disana he..terjadi transaksi penawaran tingkat lanjut. sebelahku ada orang bilang macem2 alasan gak bawa SIM, tergesa-gesa lah ato apa tapi polisinya no comment. Tangannya tetep mencatat (keep on chayoo pak..) sebelahku lagi bapaknya gak berfikir panjang2 langsung buka penawaran "Pak klo
TITIP berapa pak??" jawab polisinya dengan padat dan singkat jelas dan terpecaya he.."klo gak bawa SIM 40rb klo bawa SIM 35rb" ditawar lagi oleh orang sebelahku "30 ya pak" jawab polisinya sekali lagi dengan jelas singkat dan terpecaya "iya". sehabis disodorin uang 30rb, SIM dan STNKnya dikasihkan& bapaknya langsung ngelonyor pergi. berikutnya giliranku,ditanya NOPOLku brp ya gak apal aku aku sebutin ja bagian depannya ja. lalu aku ngomong "30rb pak??". lalu akau sodorin uangnya dan aku dah bebas. akh klo tiap hari polisi kayak gini, endut2 tuh polisi he..,
ini pelajaran& pembuktian buat kita semua, bahwa orang indonesia tu baik2&pandai2 ada peraturan dibuat lalu dimanipulasi untuk di jadikan bahan "
ojekan". kita termasuk aku juga gak pengen ngrasa ribet klo di tilang mesti ada sidanglah dan ujung2nya juga mesti uang. daripada ribet2 toh urusan didepan dan belakang ujungnya sama UANG.
lebih dari itu semua kita harus berfikir klo peraturan dibuat untuk mengatur kita bukannya malah dilanggar.
ok, itu sedikit pengalaman saya dihari2 kemarin ni, yang umumnya juga lagi liburan sekolah, yang terakir aku minta maaf klo ada bapak ibu polisi yang tersinggung dengan ini semua. saya hanya berharap tegakkan hukum setegak-tegaknya dimulai dari anda sendiri sebagai aparat hukum,
saran dan kritik kami tunggu di Email kami
terima kasih